Semua menganggapmu bersih, suci,
pintar, dan lemah lembut
Mereka menghormatimu layaknya putri
raja
Senyum kagum tersungging di bibir dengan
manisnya
Saat kata terucap manis penuh makna
Kasih sayangmu lembut layaknya bunda
Memeluk erat kaum hawa saat mereka
bercerita
Hilang rasa lelah dan luka yang
menganga
Enggan mereka melepasmu walau senja
menarik paksa
Pun nasehat mulia selalu terangkai
sempurna
Dengan lihai lidahmu berkata
Jangan kau berikan hati pada sembarang
jiwa
Lepaskan rongronan setan yang
mengikat paksa
Meminta jatah pada setiap jiwa yang
terlena
Tapi, semua akan berbeda saat kau tak bersama mereka
Entah setan apa yang di dalam raga
Dengan lincahnya jari merangkai kata
Tertuju pada si dia yang belum harusnya memenuhi relung jiwa
Senyum manis nan menggoda
Selalu si sisipkan saat si dia mulai membalasnya
Balas-terima kata penuh manja
Terngiang-ngiang di dalam benak jiwa
Munafikkah kamu?
Silahkan kau rasa dan tanya sendiri