Aku ingat satu memori
Antara aku, kamu, dan luka
Selalu membuat hatiku gemetaran
Tangan tak mampu menggenggam
Menggenggam ketidakpastian yang kau
ciptakan
Hatiku menangis
Ragaku tercabik dengan ganas
Luka itu ternganga parah
Sakit namun tak berdarah
Kenapa kau pergi
Meninggalkanku bersama sepi
Tak usah kau kirim salam lagi
Cukup pergi tanpa kau toleh diri
Aku mencintaimu tanpa pasti
Biarkan luka jadi teman sejati


